ayo bikin film part.1

AYO BIKIN FILM part.1

Sebelum kita bahas bagaimana cara membuat film, kita pelajari istilah-istilah dalam film, dan siapa saja yang terlibat dalam pembuatan film,

Produser : Sebutan ini untuk orang yang memproduksi sebuah film tetapi bukan dalam arti membiayai atau menanamkan investasi dalam sebuah produksi. Tugas seorang produser adalah memimpin seluruh tim produksi agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan bersama, baik dalam aspek kreatif maupun manajemen produksi dengan anggaran yang telah disetujui oleh executive producer

Sutradara : orang kedua yang paling berpengaruh dan yang paling berat tugasnya dalam pembuatan film, dia bertugas dan yang bertanggungjawab atas pembuatan film, tugasnya yang selalu merintah ini itu, dari yang mengatur artis, jalan cerita, sampek penata rias pun dia yang selalu mengatur.

Aktris / aktor : orang paling narsis dalam pembuatan film, sudah pasti tugasnya sebagai pemain yang memerankan tokoh dalam film, mereka tidak dipilih secara acak melainkan dipilih yang sesuai karakter yang dibutuhkan, biasanya melalui casting atau di pilih langsung oleh sutradara.

Ide cerita / penulis naskah : disinilah awal dari pembuatan film, para penulis yang menjadikan film ini di buat, mereka bertugas membuat cerita-cerita yang menarik untuk dibuat film.

Kameramen : orang yang suka ngintip, ya iyalah ngintip tapi ngintip di viewfinder. Tugasnya adalah mengambil gambar sesuai storyboard yang telah dibuat, dan mengambil angle yang tepat agar terlihat lebih menarik.

Lightingmen : dia yang bertugas mengatur cahaya, mereka bias membuat malam hari menjadi siang hari, sebaliknya mereka juga bias membuat siang menjadi malam, tidak hanya itu karena dalam pembuatan film, kamera sangat membutuhkan cahaya karena itulah lightingmen juga dibutuhkan.

Tata rias / make-up : penyihir yang bisa merubah wajah, peran, umur, aktris atau actor sesuai peran yang saat di mainkan.

Soundman : orang uang mengatur suara-suara yang diperlukan, dan membuat efek suara atau di tambah dengan lagu / aransemen yang menjadikan lebih dramatis.

Editor : tuganya adalah memilih dan memilah bagian gambar yang layak di pakai, dan tentunya sesuai cerita yang telah dibuat.

Sementar ini yang bisa kita pelajari, kalau sudah ada bagian itu semua , kita pasti bisa membuat film.

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal

Analisis Definisi Komunikasi Menurut Harold Lasswell

Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960).

Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960):

1. Who? (siapa/sumber).
Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara sebagai komunikator.

2. Says What? (pesan).
Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan.

3. In Which Channel? (saluran/media).
Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media cetak/elektronik dll).

4. To Whom? (untuk siapa/penerima).
Orang/kelompok/organisasi/suatu negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi balik(decoder).

5. With What Effect? (dampak/efek).
Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.

Contoh:
Komunikasi antara guru dengan muridnya.
Guru sebagai komunikator harus memiliki pesan yang jelas yang akan disampaikan kepada murid atau komunikan.Setelah itu guru juga harus menentukan saluran untuk berkomunikasi baik secara langsung(tatap muka) atau tidak langsung(media).Setelah itu guru harus menyesuaikan topic/diri/tema yang sesuai dengan umur si komunikan,juga harus menentukan tujuan komunikasi/maksud dari pesan agar terjadi dampak/effect pada diri komunikan sesuai dengan yang diinginkan.

Kesimpulan:
Komunikasi adalah pesan yang disampaikan kepada komunikan(penerima) dari komunikator(sumber) melalui saluran-saluran tertentu baik secara langsung/tidak langsung dengan maksud memberikan dampak/effect kepada komunikan sesuai dengan yang diingikan komunikator.Yang memenuhi 5 unsur who, says what, in which channel, to whom, with what effect.